Jangan Tergiur Obat Kuat

Diposting oleh RDJ on 03 Agustus, 2010

Jangan Tergiur Obat Kuat

Demi membahagiakan istri di peraduan cinta, suami terkadang melakukan berbagai cara, termasuk mengkonsumsi obat-obat kuat yang dijual bebas di pasaran. Benarkah obat-obatan itu memang berkhasiat? Sejauh manakah ‘kehebatannya’?

Hubungan intim, seringkali diangap sebagai kunci utama agar rumah tangga tetap langgeng. Jangan heran kalau dunia serasa runtuh ketika suami mengalami gangguan ereksi. Ketidakharmonisan hubungan yang mungkin berbuntut perceraian, langsung menghantui.

Harga diri suami akan tercabik-cabik jika ia mengalami gangguan ereksi. Dari sisi emosional, ini akan berpengaruh kepada suami sehingga urusan pekerjaan di kantor tidak dapat diselesaikan dengan baik, bahkan hubungan dengan rekan bisnis menjadi terganggu. Padahal suami adalah kepala rumah tangga dan tulang punggung keluarga yang harus mencari nafkah.

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria mempertahankan ereksi secara konsisten, umumnya disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah ke penis. Oleh masyarakat awam, gangguan ini lebih dikenal dengan istilah impotensi. Pria yang mengalami disfungsi ereksi tak berarti kehilangan gairah seksual secara permanent. Hasrat bercintanya tetap menggebu, namun karena ereksinya terganggu, sehingga hubungan seksual gagal dilakukan.

Sayangnya, seringkali rasa malu mengalahkan frustasi penderita. Sehingga mereka tidak segera mencari pertolongan. Bukan dengan berobat ke dokter, malah mengkonsumsi obat-obat yang banyak dijual di toko obat kuat yang tengah menjamur di pinggir jalan.

Padahal, belum tentu yang obat dikonsumsi benar untuk mengatasi disfungsi ereksi. Salah-salah, bukannya mengobati penyakitnya, justru malah menyerang organ tubuh lain yang sebenarnya tidak bermasalah. Alih-alih untung, malah buntung.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Pengikut

Free advertising
eXTReMe Tracker